Banyak orang mengunduh source code Laravel, membukanya, lalu bingung kenapa halaman kosong atau muncul pesan error. Penyebabnya hampir selalu sama: langkah persiapan belum lengkap. Panduan ini merapikan urutan yang benar sehingga aplikasi bisa berjalan di komputer Anda dalam beberapa menit.
1. Ekstrak dan Buka Foldernya
Setelah file ZIP diunduh, ekstrak ke folder kerja Anda, misalnya C:\laragon\www\ (Windows) atau ~/Sites/ (macOS/Linux). Buka folder tersebut di editor seperti VS Code, lalu perhatikan apakah ada file composer.json di akar folder — itu penanda bahwa project ini memang project Composer/Laravel.
2. Install Dependency dengan Composer
Laravel tidak menyertakan folder vendor/ di dalam paket source code karena ukurannya besar. Anda perlu mengunduhnya sendiri:
composer install
Jika muncul error versi PHP, cek kebutuhan minimum di composer.json pada bagian require. Pastikan versi PHP Anda memenuhinya. Untuk melihat versi terpasang jalankan php -v.
3. Siapkan File .env
File .env menyimpan konfigurasi rahasia (database, mail, dsb). Biasanya paket menyertakan .env.example sebagai contoh. Salin menjadi .env:
cp .env.example .env
Di Windows tanpa Git Bash, cukup duplikat file lalu ganti namanya menjadi .env.
4. Generate Application Key
Laravel butuh kunci enkripsi unik untuk mengamankan session dan data terenkripsi:
php artisan key:generate
Perintah ini otomatis mengisi nilai APP_KEY di file .env. Tanpa langkah ini Anda akan menemui pesan "No application encryption key has been specified."
5. Buat Database dan Sesuaikan Koneksi
Buat database kosong lewat phpMyAdmin atau perintah SQL, lalu sesuaikan bagian berikut di .env:
DB_DATABASE=nama_database_anda
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=
Detail setiap baris .env dibahas terpisah di panduan konfigurasi environment.
6. Jalankan Migrasi (dan Seeder bila Ada)
php artisan migrate --seed
Perintah ini membuat semua tabel. Bila project menyertakan data awal (akun admin, contoh produk), flag --seed akan mengisinya. Jika project memakai file .sql manual, impor file itu lewat phpMyAdmin dan lewati langkah migrasi.
7. Nyalakan Server Pengembangan
php artisan serve
Buka http://127.0.0.1:8000 di browser. Bila memakai Laragon/XAMPP dengan virtual host, cukup akses domain lokal yang Anda buat.
Kalau Masih Error
- Layar putih / 500: jalankan
php artisan config:cleardan cekstorage/logs/laravel.log. - Permission denied: beri izin tulis pada folder
storage/danbootstrap/cache/. - Aset (CSS/JS) tidak muncul: jalankan
npm install && npm run buildbila project memakai Vite.
Dengan tujuh langkah ini, mayoritas source code Laravel akan langsung berjalan. Simpan urutan ini sebagai checklist untuk setiap project baru yang Anda unduh.