Dasar

Memahami Struktur Folder Project Laravel

6 menit baca · Oleh Tim GudangCode

Membuka project Laravel untuk pertama kali sering terasa seperti masuk gedung besar tanpa denah. Padahal strukturnya konsisten di setiap project. Begitu Anda hafal fungsi tiap folder utama, mengubah dan menyesuaikan source code menjadi jauh lebih terarah.

app/ — Otak Aplikasi

Di sinilah logika inti berada. Sub-folder yang paling sering Anda sentuh:

  • app/Models/ — kelas yang mewakili tabel database (mis. User, Product).
  • app/Http/Controllers/ — controller yang menerima permintaan dan mengembalikan tampilan atau data.
  • app/Http/Middleware/ — penyaring permintaan, misalnya cek login.

routes/ — Peta Alamat

File routes/web.php mendefinisikan URL yang bisa dibuka pengunjung dan controller mana yang menanganinya. Bila Anda ingin tahu "halaman ini datang dari mana", mulailah dari sini. API terpisah di routes/api.php.

resources/views/ — Tampilan (Blade)

Semua file .blade.php ada di sini. Blade adalah template engine Laravel yang mencampur HTML dengan sedikit sintaks khusus seperti @foreach dan {{ $variabel }}. Untuk mengubah teks atau tata letak halaman, folder inilah tujuan Anda.

config/ — Pengaturan Rinci

Berisi file konfigurasi seperti config/app.php dan config/database.php. Nilainya sering membaca dari .env. Anda jarang perlu mengubah folder ini secara langsung, tetapi baik untuk tahu keberadaannya.

database/ — Skema dan Data Awal

  • database/migrations/ — cetak biru tabel; dijalankan dengan php artisan migrate.
  • database/seeders/ — pengisi data awal seperti akun admin.
  • database/factories/ — pembuat data palsu untuk pengujian.

public/ — Pintu Masuk Publik

Hanya folder inilah yang boleh diakses langsung dari internet. File public/index.php adalah titik masuk semua permintaan. Aset hasil build (CSS/JS) dan gambar publik juga diletakkan di sini. Di hosting, document root harus diarahkan ke folder public.

storage/ dan bootstrap/cache/ — Wilayah Tulis

Laravel menulis log, cache, dan file unggahan ke storage/. Dua folder ini wajib bisa ditulis oleh server; sebagian besar error 500 saat deploy berasal dari izin folder ini.

File Penting di Akar

  • .env — konfigurasi rahasia per-lingkungan.
  • composer.json — daftar dependency PHP.
  • artisan — alat baris perintah Laravel.

Dengan peta ini, alih-alih menebak, Anda bisa langsung menuju folder yang tepat: ubah tampilan di resources/views, ubah alur di Controllers, dan ubah struktur data di migrations.


Tim Support
Online
Isi data dulu untuk mulai chat:
Beri rating & testimoni sebelum menutup:
Live chat by gudangcode.com